Better Quality on PC
Dear, Gentle Reader
Hari baru telah dimulai, saat pagi telah datang namun yang menyambutnya bukanlah sinar matahari yang terang. Pemilik kedua mata telah terbuka melihat dunia, namun yang membangunkan bukan lagi suara lembut kedua orang tua apalagi seorang pelayan layaknya melayani seorang ratu. Kedua telinga mulai bekerja secara jelas, namun bukan suara kicauan burung yang indah menyapa, melainkan kesibukan manusia-manusia di luar sana. Si pemilik kamar lagi-lagi hanya dapat menghela napasnya, sekarang dan hari-hari berikutnya ia hanya akan bangun untuk menyadari bahwa kenyataan tidak lagi sama.
Dia yang sebelumnya dituruti dengan kenyamanan, kemegahan, dan segala hal yang diinginkan.

I. ㅤㅤSelamat datang di dunia, si cantik yang dicinta keluarga.
Telah dilahirkan si cantik berasal dari keluarga yang menyandang marga Mochizuki, tentu kedua pasang suami-istri itu berlinang air mata kebahagiaan setelah berhasil menggendong buah hati pertama mereka. "Putri paling cantik di dunia", "Putri kesayangan", "Kami akan memberikan segala hal yang kau inginkan", merupakan rentetan kalimat yang diucapkan berulang kali hampir disetiap hari bahkan sebelum ia dapat mendengar perkataan itu dengan jelas, ataupun mencerna maksud dari dua manusia yang ditakdirkan menjadi kedua orang tuanya.
II. ㅤㅤIstana! Gaun Putri! Sepatu Kaca!.

Putri kesayangan di kediaman keluarga Mochizuki telah tumbuh, kalimat yang kerap diulang layaknya rapalan doa menjadi sebuah kenyataan. Miu kini telah berubah menjadi putri cantik dengan perilaku anggun, nampaknya tidak ada kekurangan sekecil apapun yang berani mendekat dengan puan.
Seorang putri tidak akan membiarkannya, pula seorang raja dan ratu mengambil alih untuk mengontrol segalanya.Mochizuki Miu dibiasakan hidup jauh dari kekurangan, diberikan tempat ternyaman dan teraman dari kediaman hingga tempat menimba pendidikan. Semua sudah diatur dan dipastikan hingga rasanya si puan hanya tinggal menunggu duduk dengan rapih, tanpa sebuah protes atau keluhan yang harus dikeluarkan karena memang yang gadis itu dapatkan adalah yang terbaik."Kami akan memberikan segala hal yang kau inginkan", merupakan rentetan kalimat yang diucapkan berulang kali hampir disetiap hari bahkan sebelum ia dapat mendengar perkataan itu dengan jelas, ataupun mencerna maksud dari dua manusia yang ditakdirkan menjadi kedua orang tuanya.

III. ㅤㅤRaja dan Ratu Mochizuki.
Mochizuki Saizou kala itu merupakan seorang dokter residen umum. Layaknya beberapa dokter, tuan Mochizuki pun diminta untuk mengabdi di luar daerah Ibu Kota sebagai awal tanjakan karir miliknya. Rumah Sakit yang berada pada sebuah kota Kecil dengan nama Takamatsu dipilih karena letaknya yang memang jauh dari Ibu Kota dan dianggap sebagai tempat paling pas untuk Tuan.Hampir terjadi sebuah perkelahian antara Ayah dari Mochizuki Saizou yang menentang anak lelakinya untuk mengabdi ke daerah Takamatsu. Ayah menyatakan bahwa Takamatsu terlalu jauh dan memiliki tingkat kriminalitas yang tinggi, sehingga kekhawatiran kedua orang tua Saizou pun mau tidak mau meningkat lebih tinggi sebelum mengirim buah hati mereka pergi. Tidak seperti Ayah, sang Ibu tidak banyak mengeluarkan keluhan suara namun menjadi insan yang memiliki kekhawatiran paling besar.Jauh dari Ibu Kota, bukankah itu adalah poin pengabdian awal yang ingin dilakukan Mochizuki Saizou? Tingkat kriminalitas tinggi, entahlah, tetapi bukankah itu membuatnya dapat menghadapi berbagai macam kasus untuk menambah ilmunya? Mochizuki Saizou percaya bahwa itu semua demi kesuksesan dirinya di masa depan. Maka, diyakinkan kembali kedua orang tua sebelum lelaki itu berangkat dengan restu serta doa yang dibawa.Red Cross Hospital adalah tempat di mana Mochizuki diterima bekerja dan melanjutkan pengabdian, namun ternyata jua tempat dirinya bertemu dengan pujaan hati dan perempuan yang beruntung itu bernama Kiminami Anna.Kiminami Anna adalah penduduk asli Takamatsu yang bekerja sebagai seorang perawat di rumah sakit Red Cross. Bukan merupakan hal yang mustahil bahwa Anna dan Saizou sering bertemu baik saat bekerja ataupun saat lepas dari seragam pelayanan mereka.Kedua insan tersebut resmi menjadi pasangan, namun waktu milik Saizou untuk mengabdi tinggal menghitung bulan. Akhirnya, dengan memperhitungkan segala kemungkinan baik dan buruk, Saizou mengajak Anna untuk ikut bersamanya dan menjalani hubungan yang lebih serius pada jenjang selanjutnya.
_Raja dan Ratu Mochizuki telah sah dan berhasil membangun istana kecil mereka dengan kehadiran putri mereka.
IV. ㅤㅤKeruntuhan Istana Mochizuki.
Pada titik ini, dirinya tidak lagi dapat membedakan yang mana kenyataan atau mimpi buruk yang sedang dialami. Mochizuki Miu tidak percaya dengan berita yang disajikan di depan matanya. Tubuhnya kaku, telinganya berisik namun ia abaikan sekitar. Di sana, orang yang selalu menjadi panutan dan kebanggaan serta pula penguat keluarga layaknya adalah mengawal mereka pada titik kehancuran.
!!! HEADLINE NEWS: DOKTER MOCHIZUKI SAIZOU TERSANGKA KASUS MALAPRAKTIK PADA PASIEN VVIP.
Bukan merupakan suatu halusinasi bahwa nama yang jelas tertera pada layar adalah milik seseorang yang telah gadis itu kenal sejak hari pertama kelahirannya di dunia. Perasaan tidak terima, rasa tidak ingin percaya menguar karena manusia yang namanya tertera di sana adalah sosok penting di dalam kehidupan. Perasaan sakit melebihi apapun saat membaca berita, namun perasaan terkhianati muncul karena merasa diri tidak mengetahui apa-apa, bahkan tidak pula kabar terdengar langsung dari orang terdekat, Miu layaknya orang biasa yang kala itu sedang menonton siaran berita yang sama.Setelah segala bentuk perasaan telah dihantam, selanjutnya adalah pikiran puan yang belum berhenti berputus asa. Jadi, bagaimana hidupnya sekarang? Bagaimana nasib istana keluarga Mochizuki jika seorang penguat pilar kehidupan, si raja mulai menghilang dari perannya?Kasus milik Mochizuki Saizou tidak dapat dikatakan mudah untuk dilewati. Yang paling pasti bahwa takhta milik lelaki itu sebagai Direktur Rumah Sakit langsung dicabut ketika berita menyebar, tidak cukup sampai disana, harta milik keluarga Mochizuki secara perlahan dikuras habis demi melindungi nama baik dan berusaha menang dalam melawan kasus pengadilan.

V. ㅤㅤSeorang Putri telah Kehilangan Mahkota dan Istananya
Mochizuki Saizou terbukti bersalah atas tuduhan kasus malapraktik kepada pasiennya, tiada bukti yang dapat membela lelaki itu di ruang sidang. Ibu Mochizuki serta anaknya, Miu, telah berusaha sekuat mungkin; mencari pengacara terkenal akan keberhasilan kasusnya, namun nampaknya hasil telah mengkhianati segala usaha. Tidak hanya kehilangan sebuah takhta, keluarga Mochizuki perlahan pula kehabisan hartanya. Pengacara yang harus dibayar dengan uang yang tidak sedikit, serta denda akibat kekalahan kasus di meja sidang merupakan alasan utama.Penderitaan itu nampaknya juga belum selesai bagi dua insan yang tidak terkurung pada jeruji besi, cemooh dan obrolan negatif baik yang disampaikan secara langsung maupun tidak nyatanya menjadi sumber stres paling besar kala itu. Ibu, Mochizuki Anna sudah tidak tahan menahan beban hidup dengan tidak memiliki takhta, harta bahkan nama baik dan orang yang dipercaya.Ajakan untuk kembali ke kampung halaman pada akhirnya disampaikan kepada putri, Mochizuki Miu. Diceritakan bahwa kampung milik Ibu berada di Takamatsu yang letaknya cukup jauh dari tempat mereka sekarang, Osaka, dikatakan memakan dua jam waktu perjalanan. Miu mengalami perdebatan batin, di satu sisi ia tidak siap untuk meninggalkan segala hal yang menyenangkan di sini, termasuk rumah megah yang ia tinggali sekarang.Ibu mengatakan bahwa Miu akan belajar beradaptasi di sana, bahwa di sana hidupnya dan Miu akan lebih tenang, meyakini sebuah kota kecil yang merupakan kampung halaman akan menyambutnya dengan sukacita. Rumah yang dimiliki Anna akibat peninggalan keluarga dan ia akan memulai usaha kecilnya, membuat bunga.Berjanji untuk sesekali tetap menjenguk sang Ayah yang terkurung di dalam sana, Ibu dan Miu secara mantap memutuskan untuk meninggalkan Osaka dan pergi ke Takamatsu untuk melanjutkan kehidupan mereka tanpa seorang rajanya. Dan di situlah, seluruhnya berubah untuk Miu, baik dari rumah, kamar tidur, bahkan gaya hidup sehari-hari.
Tiada lagi seorang putri yang akan selalu siap dilindungi, dituruti dan selalu mendapatkan hal-hal yang terbaik di hidupnya.
⭒ㅤ𓈒ㅤׂ 𝅄 ׁ ˳ ׅ ۫ ⭒ㅤ𓈒ㅤ𖹭
Miu sangat menyukai berdandan layaknya seperti putri kerajaan, seringkali terlihat menggunakan gaun, serta rok. Ia jarang terlihat menggunakan celana,
kecuali sebelum perubahan keadaan.Miu menyukai warna putih.
Miu tidak dapat memasak, namun cukup pandai dalam membuat kue khususnya kue kering.
Mengoleksi banyak mainan barbie, Miu merawatnya dengan baik dan terkadang beberapa kali masih memainkannya atau mengajak salah satunya berbicara.



Miu sangat sensitif dengan bau. Ia paling membenci bau asap rokok.
Miu merupakan anak yang cukup kuat. Pain tolerance milik Miu cukup tinggi.
Memiliki persediaan ‘camilan manis’ kemanapun dia pergi.
Miu menyukai bunga-bunga kecil, pilihan bunga yang paling ia sukai adalah bunga aster.
Diberitahu oleh Ibu serta kawan yang pernah tidur bersama bahwa Miu beberapa kali terdengar berbicara dalam tidurnya.